Nederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken atau disingkat NIMEF, sebuah pabrik percetakan yang pernah menjadi pencetak Oeang Republik Indonesia (ORI) serta menjadi pabrik yang memproduksi kemasan atau percetakan yang dapat dicetak pa...
Nederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken atau disingkat NIMEF, sebuah pabrik percetakan yang pernah menjadi pencetak Oeang Republik Indonesia (ORI) serta menjadi pabrik yang memproduksi kemasan atau percetakan yang dapat dicetak pa...
Gedung yang sekarang menjadi Bank Central Asia ini adalah gedung hotel YMCA yang dibangun Tahun 1930 oleh Biro Arsitek Karel Bosh. Sebelumnya adalah Hotel Mabes dan Malangsche Apotheek. Pada saat itu, hotel tersebut adalah hotel jaringan Internasi...
Flora cinema dibangun tahun 1928 dengan fasilitas Biljarr Room, Barber Shop dan toko-toko makanan. Setelah kemerdekaan gedung ini berganti nama Wijaya Kusuma dan menjadi gedung kesenian paling populer di Kota Malang. sekarang bangunan di Jalan Zae...
Gedung ini dibangun sejak Tahun 1935 oleh arsitek Ir.Mulder dengan gaya bangunan Nieuwu Bouwen bangunan ini pernah dipakai oleh Radio Republik Indonesia, sekarang telah dirubah menjadi sebuah Hotel.
Untuk memperingati haro ulang tahun Ratu Wilhelmina, pada Tahun 1938 dikawasan Pecinan tepat didepan gerbang Pasar Besar dibangun Gerbang setinggi 12 Meter dengan Lebar 17 Meter. Bangunan semi permanen ini seperti Gerbang Kota Terlarang di Peiping.
Nederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken atau disingkat NIMEF, sebuah pabrik percetakan yang pernah menjadi pencetak Oeang Republik Indonesia (ORI) serta menjadi pabrik yang memproduksi kemasan atau percetakan yang dapat dicetak pa...
ederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken atau disingkat NIMEF, sebuah pabrik percetakan yang pernah menjadi pencetak Oeang Republik Indonesia (ORI) serta menjadi pabrik yang memproduksi kemasan atau percetakan yang dapat dicetak pad...
Dibangun sekitar Tahun 1930 pada saat pengembanga Bouwplan V (Rencana Pengembangan Kota ke 5) lokasi hotel tersebut tepat di depan Stasiun Malang yang saat itu menjadi lokadi utama keramaian dan olah raga
Didaerah pertukangan dekat klenteng terdapat hotel yang sejak 1916 telah ada disana, foto ini diambil sekitar Tahun 1930 dimana kegiatan masyarakat banyak mempergunkan dokar sebagai alat transportasi
Pada perencanaan kota (Boumplan) ke Lima, Pemerintah Belanda memecah keramaian Jalan Kayutangan dengan membangun jalan arah Timur Barat, dimulai dari Stasiun Kertanegara samapai dengan Stadium Gajayana. Untuk melengkapi kawasan didaerah stadium di...
Nederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken atau disingkat NIMEF, sebuah pabrik percetakan yang pernah menjadi pencetak Oeang Republik Indonesia (ORI) serta menjadi pabrik yang memproduksi kemasan atau percetakan yang dapat dicetak pa...
Jalan Celaket dari arah utara menuju arah Kayutangan dan Alun-alun. Tampak sebelah kiri adalah rel kereta trem yang mrlintas di tengah Kota Malang kebarbagai jurusan seperti Turen, Dampit, dan Tumpang sekitar Tahun 1940. Rumah pojok yang terlihat ...
Jalan Kayutangan dulunya sangat dikenal karena satu-satunya jalan yang menghubungkan jalan dari Surabaya arah Blitar. Jalan ini juga dikenal sebagai jalan pita karena keberadaannya memanjang utara selatan. Beberapa kejadian penting pernah terjadi ...
Jalan sepanjang daerah Pecinan pada sekitar Tahun 1920 masih sangat lenggang, tidak ada kendaraan lalu lalang. Jumlah pedagang juga belum terlalu banyak. Kendaraan dokar dan cikar yang datang dari pelosok Malang berhenti didaerah Comboran sebelum ...